Wajib Tahu, Ini 6 Posisi Seks yang Dilarang Islam

Ilustrasi Seks (Dok: Freepik)

Ajaran Islam menyediakan panduan lengkap untuk menjalani setiap aspek kehidupan, termasuk kehidupan seks. Meski suami dan istri yang sah boleh melakukan hubungan seks, ada sejumlah larangan terkait hubungan intim yang tidak boleh dilakukan.

Allah SWT berfirman lewat surat Al Baqarah ayat 223 mengenai seks suami-istri dalam Islam.

نِسَاۤؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ ۖ فَأْتُوْا حَرْثَكُمْ اَنّٰى شِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ ۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّكُمْ مُّلٰقُوْهُ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya:

“Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dan dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.

Apa saja posisi seks yang dilarang dalam Islam dan mengapa hal itu tak disarankan?

1. Posisi seks apa pun yang dilakukan tanpa foreplay

Posisi seks apa pun yang dilakukan tanpa foreplay dilarang dalam Islam. Sebuah hadist meriwayatkan, “Janganlah menyetubuhi istrimu begitu menemuinya, tapi tempatkanlah ia di kamar sesaat, lalu cumbulah, ciumlah dan dekaplah. Sebab jika engkau langsung melakukan hal itu saat bertemu maka itu suatu yang tercela.”

Sementara secara medis, posisi seks apa pun yang dilakukan tanpa foreplay bisa menyakiti wanita. Seks yang dilakukan tanpa foreplay bisa menyebabkan vagina Bunda kering dan mengalami kesakitan, iritasi, hingga infeksi saat bercinta.

“Vagina kering bisa membuat hubungan seks tidak nyaman dan menjadi penyebab paling umum ketidaknyamanan pascaseks,” ujar Alyssa Dweck, MD, asisten profesor klinis ginekologi di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York, Amerika Serikat, seperti dilansir dari Women’s Health.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*