Mudik Mau Lewat Pantura atau Pansel, Begini Kondisi Jalannya

Kementerian PUPR Rampungkan Jalan Pansela Jatim Untuk Akses Wisata Lebaran 2022. (Biro Pers Kementerian PUPR)

Jalur Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan (Pansela) disiapkan pemerintah untuk arus mudik Lebaran tahun ini. Lantas bagaimana kondisi jalannya?

Jalur Pantura merupakan ruas jalan yang berada sejajar dengan garis pantai di bagian Utara Pulau Jawa. Jalur jalan strategis ini menghubungkan kota-kota di 4 provinsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur mulai dari kota Merak hingga kota Banyuwangi. Titik tengah dari jalur ini adalah Losari-Semarang-Bulu.

Sementara itu, jalur Pansela adalah jaringan jalan yang melintas di pesisir selatan Pulau Jawa. Menghubungkan rute yang sejajar dengan Pantura yaitu Cilegon-Anyer-Pangandaran-Yogyakarta-Banyuwangi.

Jalur ini sejajar dengan garis pantai selatan Jawa dimana setidaknya melewati 5 provinsi di pesisir selatan Pulau Jawa, yakni Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah melakukan persiapan antisipasi mudik pada tahun ini. Perbaikan jalan menjadi prioritas yang dikerjakan.

Mengutip Ditjen Bina Marga, Sabtu (15/4/2023), saat ini, kondisi jalan nasional di Pulau Jawa sepanjang 4.821 km terbagi atas Lintas Utara Jawa 1.192 km dengan kondisi mantap 92%, dan Jalan Lintas Pantai Selatan Jawa 1.543 km dengan kondisi mantap 93%.

Selain Pantura dan Pansela, untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2023 upaya yang dilakukan diantaranya dengan penambahan ruas tol operasi di Pulau Jawa seperti Bekasi – Cawang – Kp. Melayu (Seksi 2A Jaka Sampurna – Kayuringin – Ujung, 4,88 km), Semarang Demak (Seksi 2 Sayung – Demak, 16,01 km) dan Ramp 2,4,5, dan 8 Junction Wringinanom-Krian-Legundi-Bunder-Manyar.

Kemudian potensi jalan tol fungsional Lebaran di Pulau Jawa meliputi Cinere-Jagorawi, Seksi 3B: Krukut-Limo (2,2 km), Serpong-Cinere, Seksi 2: Pamulang-Cinere (3,6 km), Cibitung-Cilincing, Seksi 4: Taruma Jaya-Cilincing (7,3 km), Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Seksi Cimalaka-Dawuan, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan 11,40 km, Seksi 2 Pamulihan-Sumedang 17,05 km, dan Seksi 3 Sumedang-Cimalaka 4,05 km (total 32,5 km), Ciawi-Sukabumi, Seksi 2: Cigombong-Cibadak (11,9 km), Cimanggis-Cibitung, Seksi 2A: Jatikarya-Cikeas (3,5 km), Pasuruan-Probolinggo, Seksi 4A: ProbolinggoTimur – IC Gending (8,6 km), Serpong-Balaraja, Seksi IB: CBD-Legok (5,4 km), dan Jakarta Cikampek II Selatan, Paket 3: Kutanegara-Sadang (8,5 km).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*